BerandaPanduan › Cara mencatat penjualan UMKM agar mudah dicek
Panduan BukuStok

Cara mencatat penjualan UMKM agar mudah dicek

Pencatatan penjualan yang berguna bukan hanya menyimpan total uang masuk. Catatan sebaiknya memungkinkan Anda menjawab apa yang terjual, berapa jumlahnya, berapa nilainya, dan bagaimana transaksi memengaruhi stok serta keuntungan.

Catat transaksi saat terjadi

Semakin lama pencatatan ditunda, semakin besar risiko transaksi terlupa atau jumlahnya salah. Jadikan pencatatan sebagai bagian dari proses penjualan.

Simpan produk dan kuantitas

Total transaksi saja tidak cukup untuk analisis stok. Produk dan qty dibutuhkan agar Anda dapat mengetahui barang yang paling banyak terjual dan memperbarui persediaan.

Pisahkan harga, modal, dan biaya

Harga jual adalah pendapatan per unit atau transaksi. Modal berasal dari barang yang terjual, sedangkan biaya tambahan merupakan pengeluaran terkait. Memisahkannya membuat keuntungan lebih mudah dipahami.

Gunakan tanggal yang konsisten

Tanggal transaksi membantu laporan per periode. Hindari memasukkan transaksi hari sebelumnya dengan tanggal hari ini hanya karena pencatatan terlambat.

Periksa transaksi secara berkala

Review membantu menemukan salah qty, produk yang keliru, atau transaksi yang belum tercatat sebelum masalah berkembang menjadi selisih stok yang lebih besar.

Pelajari fitur yang berkaitan

fitur pencatatan penjualan cara menghitung keuntungan

Ingin pencatatan lebih terstruktur?

BukuStok membantu menghubungkan produk, pembelian, penjualan, biaya, keuntungan, pelanggan, piutang, dan outlet dalam satu aplikasi web.

Coba BukuStok