BerandaPanduan › Cara menghitung keuntungan penjualan untuk UMKM
Panduan BukuStok

Cara menghitung keuntungan penjualan untuk UMKM

Keuntungan transaksi tidak cukup dilihat dari harga jual dikurangi harga beli terakhir. Anda perlu mengetahui pendapatan penjualan, modal barang yang benar-benar terjual, dan biaya tambahan yang terkait.

Rumus dasar keuntungan

Secara sederhana, keuntungan transaksi dapat dipahami sebagai pendapatan penjualan dikurangi modal barang terjual dan biaya terkait transaksi. Pastikan semua komponen berasal dari periode atau transaksi yang sama.

Contoh sederhana

Jika barang dijual Rp100.000, modal barang yang terjual Rp65.000, dan ada biaya terkait Rp5.000, maka keuntungan transaksi adalah Rp30.000. Contoh ini sengaja sederhana agar setiap komponen terlihat jelas.

Bedakan omzet dan keuntungan

Omzet menunjukkan nilai penjualan, bukan uang yang otomatis menjadi keuntungan. Modal barang dan biaya tetap perlu diperhitungkan sebelum menilai hasil transaksi.

Perubahan harga beli

Jika produk dibeli dalam beberapa batch dengan harga berbeda, modal barang terjual perlu mengikuti metode pencatatan persediaan yang digunakan. Karena itu riwayat pembelian membantu menghasilkan angka modal yang lebih dapat ditelusuri.

Catat biaya yang relevan

Biaya tambahan yang memang berkaitan dengan transaksi sebaiknya dicatat terpisah dari harga jual. Ini membantu Anda melihat mengapa dua transaksi dengan omzet sama dapat menghasilkan keuntungan berbeda.

Pelajari fitur yang berkaitan

pencatatan penjualan dan keuntungan FIFO untuk persediaan

Ingin pencatatan lebih terstruktur?

BukuStok membantu menghubungkan produk, pembelian, penjualan, biaya, keuntungan, pelanggan, piutang, dan outlet dalam satu aplikasi web.

Coba BukuStok